Secara resmi Jokowi, Presiden RI, mengumumkan ada dua orang warga negara Indonesia yang positif mengidap virus korona, hal ini disampaikan melalui akun resmi Instagram miliknya hari ini (02/03/20). Virus ini dikatakan dibawa oleh turis Jepang yang memang positif mengidap virus korona di Malaysia yang sebelumnya melakukan perjalan ke Indonesia. Melalui penelusuran perjalanan dan kontak langsung turis tersebut, tim Indonesia menemukan dua orang yakni seorang ibu berumur 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun yang berdomisili di kota Depok. Dua orang ini memang memiliki kronologi kontak langsung dengan warga negara Jepang tersebut. Kini, keduanya dalam perawatan dan penanganan sesuai dengan standar internasional, tulis Jokowi di Akun resmi instagram miliknya.

Beberapa hari yang lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menaikkan status resiko virus yang dikenal dengan nama COVID-19 ini ke level tertinggi. Namun, Jenderal PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), Antonio Guterres mengatakan jika ini bukan saatnya untuk panik, ini saatnya untuk bersiap-siap sepenuhnya, seperti yang dilansir oleh CNBC Indonesia (29/02).

Bersiap-siap sepenuhnya tanpa panik, dua hal yang ditekankan oleh Guterres. Sayangnya, setelah virus ini positif masuk ke Indonesia tentu saja membuat kepanikan. Apalagi, ditambah media-media Indonesia yang mewartakan virus korona dengan bombastis.

Namun di sisi lainnya, Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong, memberikan gambaran secara gamblang dan lebih mudah dimengerti. Ia mengatakan jika virus ini lebih mudah menular dari manusia ke manusia dibandingkan dengan virus SARS, namun virus ini tidak terlalu mematikan dibanding virus SARS. Dalam pidatonya tersebut, Yong juga memberikan pengertian bagaimana cara pencegahan virus ini, bahkan penggunaan masker juga tidak disarankan olehnya. Untuk lengkapnya, kalian bisa putar video di bawah ini:

 

 

Nah, Bagaimana menurutmu? Lebih mudah dimengerti, kan? Well, tetap jaga kesehatan, jangan panik, serta sering-sering cuci tangan, ya!!