Gerhana Matahari dan Bioskop di Tarakan

Kamis, 26 Desember 2019 Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami fenomena gerhana matahari cincin selain Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Malaysia, dan Samudera Pasifik. Termasuk beruntung karena dari empat kali fenomena gerhana matahari cincin ini muncul selama tahun 2019, kali ini bisa diamati dari Indonesia. Menurut BMKG, gerhana matahari cincin (GMC) ini melintasi sekitar 25 kota di Indonesia. Seperti provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

Yaps, Provinsi Kalimantan Utara menurut informasi yang beredar masuk di salah satu jajaran jalur pergerakan gerhana matahari cincin di tahun 2019. Kalimantan Utara apakah Kota Tarakan ? Tentu tidak, daerah Kalimantan Utara yang dimaksud adalah Tanjung Selor. Dengan catatan waktu selama 1 menit 44,3 detik.

Untuk hiburan, saya menyematkan live streaming dari BMKG proses gerhana matahari cincin 2019 ini:

Gerhana_Matahari_Cincin_Singkawang_2019
Gerhana Matahari Cincin Singkawang 2019

Selain isu hangat gerhana matahari belum lama ini, isu yang paling ditunggu-tunggu yaitu terkait bioskop di kota Tarakan. Kenapa ? Pasalnya dari tahun 2018an, isu bioskop CINEMAXXI, yang merupakan jaringan bioskop nasional di Indonesia akan masuk di Kota Tarakan. Targetnya masuk di lantai IV gedung nan megah di pusat kota bernama Grand Tarakan Mall. 

“Di Indonesia, hanya tiga provinsi yang tidak memiliki bioskop, yakni Provinsi Aceh, Provinsi Papua Barat dan Provinsi Kaltara. Menurut saya Tarakan yang mencanangkan sebagai kota jasa dan perdagangan sudah harus memikirkan hal ini, karena sangat bisa untuk mewujudkannya, terlebih dinamika ekonominya saat ini sangat bagus, tinggal dari pemerintah daerah lagi,” tutur Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) Hendik Sudaryanto kepada prokal.

Gayung bersambut, tahapan, perizinan maupun persiapan gedung sudah mulai terdengar. Dari awal hingga pertengahan tahun 2019 lalu, diharapkan pengerjaan bioskop sudah rampung sebelum tahun 2020, CINEMA XXI sudah dilakukan pengerjaan studio, pemasangan sound system, juga pendingin ruangan. 

Sampai di akhir Desember 2019 sekarang, saya selaku netizen budiman yang haus film boxoffice penikmat indoxxi, ingin merasakan dinginnya ruangan, empuknya kursi, lebarnya layar film juga suara studio yang masuk dengan nyaman di telinga masih menunggu dan terus berharap bioskop bener-bener sudah bisa beroperasi di Kota ku tercinta, Tarakan.

Jangan sampai kayak gerhana matahari, Bioskop pokoknya harus ada di Kota Tarakan. 

Kalaupun bioskop gak jadi masuk di Kota Tarakan :(, berarti memang paling betul, hiburan orang Tarakan adalah menonton pesawat di bandara.