Home DPRD Adi Nata Kusuma Wanti-Wanti Karhutla di Kaltara: Jangan Biarkan Dampak Asap Ganggu Warga
DPRD

Adi Nata Kusuma Wanti-Wanti Karhutla di Kaltara: Jangan Biarkan Dampak Asap Ganggu Warga

Share
Share

TARAKAN — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kaltara, Adi Nata Kusuma, memberikan perhatian serius terhadap potensi dan dampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengancam sejumlah wilayah di Bumi Benuanta.

Ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dini agar kabut asap akibat karhutla tidak sampai meluas dan mengganggu aktivitas serta kesehatan warga.

Menurut Adi Nata, musim kemarau yang kerap disertai cuaca ekstrem menjadi fase rawan yang menuntut kesiapsiagaan lintas sektor secara masif. Penanganan karhutla tidak boleh hanya bersifat reaktif saat titik api sudah membesar, melainkan harus mengedepankan langkah-langkah pencegahan preventif di lapangan.

“Kita tidak boleh membiarkan kabut asap meluas dan berdampak buruk bagi masyarakat luas, baik dari sisi kesehatan pernapasan anak-anak dan orang tua, maupun terhadap sektor keselamatan transportasi darat, laut, dan udara di Kalimantan Utara,” ujar Adi Nata Kusuma di Tanjung Selor, Jumat (4/9/2026).

Dah Tahu Ini ?  DPRD Kaltara Minta Skema Beasiswa Unggul 2026 Dibahas Ulang Bersama Pemprov

Politisi muda ini menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Kaltara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta unsur TNI-Polri dalam mengoptimalkan patroli terpadu di kawasan-kawasan yang rentan terjadi pembakaran lahan, baik yang sengaja maupun faktor cuaca.

Ia juga mengajak para pelaku usaha perkebunan dan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Pengawasan ketat di tingkat desa dan kelurahan dinilai menjadi benteng pertahanan paling efektif untuk menekan angka kejadian karhutla sejak dini.

“Mitigasi dan kesiapsiagaan darurat harus diaktifkan secara maksimal. Jangan tunggu dampaknya meluas baru kita bergerak. Keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama bersama,” pungkasnya.

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
DPRD

Gandrungi Padel, Anggota DPRD Kaltara Adi Nata Kusuma Jaga Stamina

TARAKAN – Di tengah padatnya aktivitas pengawasan dan pembahasan anggaran daerah, anggota...

DPRD

Komisi II DPRD Kaltara dan Bank Kaltimtara Bahas Tata Kelola RKUD hingga Kepastian Gaji ASN

TANJUNG SELOR – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengundang jajaran manajemen...

DPRD

Bangun Ketahanan Daerah, DPRD Kaltara Dorong Integrasi Kajian Risiko Bencana ke Pembangunan Nasional 2026

TANJUNG SELOR – DPRD Provinsi Kalimantan Utara, yang diwakili oleh Ketua Komisi...

DPRD

Rancangan KUA-PPAS 2027 Disampaikan, Pemprov dan DPRD Kaltara Tajamkan Prioritas Pembangunan

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama DPRD Kaltara mulai mengambil...