Home Sport Hapus Citra Negatif, Gardu MDC Tarakan Sulap Domino Jadi Ajang Strategi dan Silaturahmi Menyambut HUT RI
Sport

Hapus Citra Negatif, Gardu MDC Tarakan Sulap Domino Jadi Ajang Strategi dan Silaturahmi Menyambut HUT RI

Share
Share

​TARAKAN – Pandangan miring terhadap permainan domino yang kerap dikaitkan dengan perjudian perlahan terkikis di Tarakan. Lewat gelaran turnamen MDC CUP I di Gedung Sri Tower, Sabtu (8/8/2026), Gardu Markoni Domino Club (MDC) resmi mendeklarasikan domino sebagai olahraga tradisional berbasis strategi sekaligus wadah mempererat silaturahmi warga menjelang HUT Ke-81 RI.

​Turnamen eksklusif yang diikuti empat tim rekomendasi gardu se-Kota Tarakan ini menjadi panggung awal perkenalan struktur kepengurusan MDC. Ajang ini dipimpin oleh Sulaiman, SH, LL.M. sebagai Ketua, Ricky Valentino, MIKom. (Dewan Pengarah), dan Anggota DPD RI asal Kaltara, Herman, SH (Dewan Pembina).

​Ketua MDC, Sulaiman, mengungkapkan bahwa lahirnya klub ini bermula dari pengamatannya terhadap tingginya antusiasme masyarakat bermain domino di warung kopi. Menurutnya, domino bukan sekadar permainan pengisi waktu luang, melainkan ajang adu taktik yang memiliki filosofi mendalam.

​”Saya membaca literatur tentang teori efek domino oleh HN Jennings. Dalam permainan ini, salah menempatkan satu kartu di awal bisa merusak seluruh jalannya permainan. Kita dituntut untuk menyimpan kartu terbaik dan menghitung langkah secara presisi,” ujar Sulaiman.

Dah Tahu Ini ?  Kemeriahan Rock on the Street Vol. 4, Kaos Band Jadi Atribut Wajib hingga Rencana Rute Baru

​Langkah inovatif MDC mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Tarakan, Khairul. Ia menegaskan bahwa stigma domino telah bergeser secara positif di tengah masyarakat.

​”Dulu domino sering diidentikkan dengan judi. Sekarang persepsi itu berubah total; domino adalah olahraga tradisional yang digemari ratusan warga Tarakan. Yang terpenting, jaga sportivitas agar permainan ini tidak menimbulkan keretakan,” tegas Khairul.

​Senada dengan Wali Kota, Dewan Pembina MDC, Herman, SH, memastikan bahwa turnamen skala terbatas ini hanyalah batu loncatan. Ia berkomitmen menggelar kejuaraan yang jauh lebih besar tahun depan.

​Tahun depan, insyaallah kita buat lebih meriah dengan sponsor lebih besar dan hadiah lebih menarik. Bahkan Pak Wali Kota wajib ikut bertanding, pungkas Herman.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Gelaran Rock on the Street Volume 4 yang berlangsung sukses dan meriah kembali memikat perhatian publik. Aksi kolektif jalanan ini digagas oleh Musikal, sebuah komunitas yang mewadahi para musisi di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Kegiatan ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat, khususnya anak muda, dengan menghadirkan atmosfer yang jauh lebih semarak dan taburan hadiah yang lebih melimpah dibandingkan edisi sebelumnya.
Sport

Kemeriahan Rock on the Street Vol. 4, Kaos Band Jadi Atribut Wajib hingga Rencana Rute Baru

TARAKAN — Gelaran Rock on the Street Volume 4 yang berlangsung sukses...

Sport

Rayakan HUT Ke-125, Pegadaian Kanwil IV Pererat Kolaborasi lewat Pekan Olahraga

BALIKPAPAN — Menyambut hari jadi ke-125, PT Pegadaian melalui Serikat Pekerja Kantor...

Sport

Kejurprov I ORADO Kaltara Resmi Digelar, Atlet Siap Melenggang ke Kejurnas Jakarta

TARAKAN – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Utara...

Sebanyak 150 wartawan dari seluruh penjuru Kalimantan Utara dipastikan akan memadati Kabupaten Nunukan pada Juli 2026 mendatang. Kehadiran para kuli tinta ini bukan untuk meliput berita rutin, melainkan untuk bertanding dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara.
Sport

Nunukan Siap Jadi Tuan Rumah, 150 Wartawan Bakal Berlaga di Porwada II Kaltara

TANJUNG SELOR – Sebanyak 150 wartawan dari seluruh penjuru Kalimantan Utara dipastikan...