Home Ekbis Menjaga Stabilitas Harga di Perbatasan: Strategi Framework 4K TPID Kaltara Redam Inflasi
Ekbis

Menjaga Stabilitas Harga di Perbatasan: Strategi Framework 4K TPID Kaltara Redam Inflasi

Share
Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 berhasil terjaga dalam kisaran target nasional, yakni di angka 2,68 persen secara tahunan (yoy). Realisasi ini menunjukkan tren penurunan atau lebih rendah dibandingkan capaian inflasi pada Maret 2026 yang sempat menyentuh angka 3,12 persen (yoy) akibat tekanan musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Share

TANJUNG SELOR — Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 berhasil terjaga dalam kisaran target nasional, yakni di angka 2,68 persen secara tahunan (yoy). Realisasi ini menunjukkan tren penurunan atau lebih rendah dibandingkan capaian inflasi pada Maret 2026 yang sempat menyentuh angka 3,12 persen (yoy) akibat tekanan musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. 

Secara bulanan, inflasi Kaltara pada April 2026 bergerak sangat terkendali sebesar 0,02 persen (month-to-month/mtm). Berdasarkan data yang dihimpun, andil inflasi bulanan utamanya didorong oleh kenaikan harga komoditas tomat dengan andil 0,10 persen mtm dan bawang merah dengan andil 0,04 persen mtm akibat terbatasnya pasokan. Selain itu, harga tiket angkutan udara yang dipicu oleh penyesuaian harga avtur global menyumbang andil inflasi sebesar 0,08 persen mtm. Beruntung, laju inflasi dapat diredam oleh koreksi harga pada komoditas cabai rawit (andil minus 0,16 persen mtm), daging ayam ras (andil minus 0,10 persen mtm), dan emas perhiasan (andil minus 0,10 persen mtm). 

Dah Tahu Ini ?  Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, menegaskan bahwa stabilitas harga ini tidak lepas dari intervensi taktis TPID se-Kaltara melalui strategi Framework 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. 

“Kami menyadari ada upside risk ke depan, seperti ketidakstabilan geopolitik global di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur logistik laut Selat Hormuz, hingga meningkatnya kebutuhan pangan domestik seiring berkembangnya industri dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kaltara,” papar Hasiando. 

Menyikapi risiko tersebut, BI bersama pemerintah daerah mengintensifkan Gerakan Pasar Murah (GPM) secara berkala, serta memperkuat program Mini Distribution Center (MDC) lewat Kios Tarakan Hibot untuk memotong rantai pasok pangan. Dari sisi kelancaran distribusi, Hasiando mengapresiasi percepatan proyek infrastruktur strategis, seperti proyek pengerukan dan perpanjangan dermaga Pelabuhan Malundung tahap pertama sepanjang 120 meter yang ditargetkan selesai pada Triwulan II-2026, serta pembangunan 100 kilometer Jalan Usaha Tani (JUT) di Kabupaten Bulungan guna menurunkan biaya transportasi hasil pertanian. 

Dah Tahu Ini ?  BI Kaltara Kick Off Road to KaShaFa 2026, Target Transaksi UMKM Rp3 Miliar
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa yang kokoh dan sehat pada awal tahun 2026. Bauran kebijakan makroprudensial yang akomodatif terbukti efektif mendorong perbankan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking). 
Ekbis

Intermediasi Perbankan Kaltara Tetap Solid, Kredit Investasi Tumbuh Akseleratif 168 Persen

TANJUNG SELOR — Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan...

Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia terus mengalami lompatan eksponensial. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara mencatat tren kenaikan yang signifikan pada volume dan nilai transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sepanjang periode 2023 hingga awal 2026. 
Ekbis

Ekspansi QRIS di Kalimantan Utara: Volume Transaksi Meroket, Ceruk Pasar Produktif Masih Luas

TARAKAN — Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia...

Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ketidakpastian pasar keuangan global. Pada Triwulan I-2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 5,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Motor penggerak utama capaian positif ini berasal dari lonjakan aktivitas di sektor konstruksi serta kinerja ekspor yang solid. 
Ekbis

Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

TARAKAN — Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah...

Pelaksanaan Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 mencatatkan hasil signifikan dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah perbatasan. Sinergi lintas sektor yang digalang Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara berhasil mendorong lonjakan omzet UMKM halal, pembiayaan syariah, hingga tingkat literasi masyarakat yang melampaui rata-rata nasional. 
Ekbis

Capaian Gemilang KaShaFa 2026: Omzet UMKM Tembus Rp 4,16 Miliar dan Literasi Syariah Kaltara Lampaui Nasional

TARAKAN — Pelaksanaan Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 mencatatkan hasil signifikan dalam memperkuat...