TARAKAN – Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara, Hasiando G. Manik mengungkapkan prediksi BI soal perkembangan cashflow atau uang tunai yang keluar Kaltara selama periode Ramadan 1446 H tahun 2025 meningkat 19 persen dari tahun lalu.
Pria yang akrab dengan sapaan bang Ando ini, memprediksi uang tunai yang akan keluar sekitar Rp 567,5 Miliar. Hal ini dipengaruhi oleh adanya Tunjangan Hari Raya (THR) yang meningkatkan daya beli masyarakat.
“Periode Ramadan itu ditandai aliran uang tunai keluar ke Kalimantan Utara, kita memperkirakan 567,5 Miliar aliran uang tunai ke luar Kaltara atau naik 19 persen dari tahun lalu,” kata Hasiando G. Manik kepada awak media, Selasa (25/3/2025).
Terkait hal itu, pihak BI bersama dengan perbankan di Kaltara telah menyiapkan hal itu. Adapun Saat ini Rp 103,75 Miliar telah keluar dari proyeksi Rp 543,70 untuk uang pecahan besar seperti Rp 50 Ribu dan Rp 100 Ribu.
Sementara untuk pecahan kecil, proyeksinya sektar Rp 186 Miliar dan realisasinya di minggu kedua Ramadan telah mencapai Rp 147 Miliar.
“Jadi ini merupakan infografis antara perkiraan kebutuhan dan realisasinnya,” ujarnya.
Adapun titik penukaran dilakukan di 4 titik dan kuota 1200 orang, sudah dilaksanakan di Masjid Islamic Center, Masjid Al-Maarif Selumit, Lapangan Astrada di Sebatik, dan Muhammadiyah Boarding School.
“Tapi menukarnya harus melalui aplikasi siPintar. Tidak bisa langsung datang,” ungkapnya.
Selain itu, bang Ando pun mengapresiasi perkembangan pembayaran digital di Kaltara. BI Kaltara dan perbankan terus berupaya agar pembayaran digital terus berkembang.
“122.088 Masyarakat Kaltara pakai Qris. Merchant atau UMKM meningkat sekitar 22,32% pada Januari 2025. Total akumulasi 97,199 Merchant,” tutupnya.
Leave a comment