Home Ekbis Aliansi Pemuda Kalimantan-Sumatra Desak Pencopotan Dirut PLN Imbas Pemadaman Listrik
Ekbis

Aliansi Pemuda Kalimantan-Sumatra Desak Pencopotan Dirut PLN Imbas Pemadaman Listrik

Share
Share

JAKARTA — Gelombang protes terhadap buruknya pelayanan PT PLN (Persero) di wilayah Kalimantan terus meluas. Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatra melayangkan tuntutan keras agar pemerintah mengevaluasi kinerja hingga mencopot Direktur Utama PT PLN (Persero) akibat pemadaman listrik berkepanjangan yang masih melanda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Ketua Ikatan Mahasiswa Kalimantan Utara yang tergabung dalam aliansi tersebut, Bima Sadiropa Sijabat, menyatakan pemadaman bergilir yang tak kunjung usai telah melumpuhkan aktivitas warga dan mencekik perekonomian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah terdampak.

“Ini merupakan aksi jilid II kami untuk mempertanyakan dan menuntut pertanggungjawaban Dirut PLN. Sampai hari ini pemadaman masih terjadi. Masyarakat resah, UMKM mengalami kerugian, dan aktivitas sehari-hari terganggu,” ujar Bima di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Bima menegaskan bahwa PLN tidak bisa terus bersembunyi di balik alasan teknis tanpa memberikan solusi konkret. Aliansi mendesak BUMN penyedia jasa kelistrikan itu untuk segera memulihkan keandalan pasokan serta memberikan kompensasi secara transparan kepada masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dah Tahu Ini ?  Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Ia memberikan tenggat tegas kepada manajemen PLN. Jika aksi jilid II ini kembali diabaikan, aliansi mengancam akan menggalang konsolidasi massa yang lebih besar untuk mengambil tindakan drastis. “Jika tidak ditanggapi, kami akan melakukan konsolidasi untuk menutup Jalur Sungai Mahakam dan Sungai Barito,” tegas Bima.

Selain persoalan krisis pasokan listrik, aliansi juga mendesak aparat penegak hukum (APH) turun tangan mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam rantai pasok dan pengadaan batu bara PLN. Langkah ini dinilai krusial mengingat Kalimantan merupakan salah satu lumbung energi terbesar di Indonesia, namun ironisnya warga lokal justru kerap mengalami krisis listrik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT PLN (Persero) Pusat belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan pemecatan Dirut maupun ancaman pemblokiran jalur logistik sungai di Kalimantan tersebut.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa yang kokoh dan sehat pada awal tahun 2026. Bauran kebijakan makroprudensial yang akomodatif terbukti efektif mendorong perbankan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking). 
Ekbis

Intermediasi Perbankan Kaltara Tetap Solid, Kredit Investasi Tumbuh Akseleratif 168 Persen

TANJUNG SELOR — Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan...

Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia terus mengalami lompatan eksponensial. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara mencatat tren kenaikan yang signifikan pada volume dan nilai transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sepanjang periode 2023 hingga awal 2026. 
Ekbis

Ekspansi QRIS di Kalimantan Utara: Volume Transaksi Meroket, Ceruk Pasar Produktif Masih Luas

TARAKAN — Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia...

Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 berhasil terjaga dalam kisaran target nasional, yakni di angka 2,68 persen secara tahunan (yoy). Realisasi ini menunjukkan tren penurunan atau lebih rendah dibandingkan capaian inflasi pada Maret 2026 yang sempat menyentuh angka 3,12 persen (yoy) akibat tekanan musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Ekbis

Menjaga Stabilitas Harga di Perbatasan: Strategi Framework 4K TPID Kaltara Redam Inflasi

TANJUNG SELOR — Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ketidakpastian pasar keuangan global. Pada Triwulan I-2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 5,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Motor penggerak utama capaian positif ini berasal dari lonjakan aktivitas di sektor konstruksi serta kinerja ekspor yang solid. 
Ekbis

Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

TARAKAN — Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah...