Home Musik Merangkum Harclifefest 2025: Festival Musik Metal yang Ramah Anak dan Bebas Asap Rokok 
MusikUmum

Merangkum Harclifefest 2025: Festival Musik Metal yang Ramah Anak dan Bebas Asap Rokok 

Share
Harclifecrew baru saja menyelesaikan perhelatan festival musik metal bertajuk Harclifefest 2025 pada, Minggu (06/09/2025) kemaren. Ada beberapa hal menarik dari rangkuman acara musik berdistorsi keras tersebut, yakni panitia melarang penonton untuk merokok di area stage. Selain itu, tampak beberapa metalhead membawa keluarga, bahkan anaknya untuk menyaksikan acara ini.
Share

TARAKAN – Harclifecrew baru saja menyelesaikan perhelatan festival musik metal bertajuk Harclifefest 2025 pada, Minggu (06/09/2025) kemaren. Ada beberapa hal menarik dari rangkuman acara musik berdistorsi keras tersebut, yakni panitia melarang penonton untuk merokok di area panggung. Selain itu, tampak beberapa metalhead juga membawa keluarga, bahkan anaknya untuk menyaksikan acara ini.

Penanggung Acara Jawab, Hamdan menjelaskan, ini bagian dari komitmen mereka soal kekhawatiran kesehatan dan yang paling penting mengedepankan perasaan nyaman bagi semua kalangan penonton, tidak hanya untuk metalhead.

“Ya, pada dasarnya ini berangkat dari kekhawatiran kami soal kesehatan. Bagaimana pun kesehatan itu penting dan kami berharap bahwa acara ini bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk penonton,” kata Hamdan kepada dostep.id , Senin (08/09/2025).

Dirinya dan panitia berharap acara ini tidak hanya dinikmati oleh teman-teman metalhead, tapi semua kalangan termasuk dari keluarga metalhead itu sendiri.

“Harapan kami acara ini bukan cuman metalhead yang menikmati, tapi banyak kalangan yang bisa menikmati. Termasuk, anak-anak, wanita, ibu-ibu bahkan keluarga,” bebernya.

Dah Tahu Ini ?  Adi Nata Kusuma Pimpin Kontingen KORMI Kaltara Berlaga di FORNAS NTB

Apalagi, komunitas musik keras yang telah hadir di Tarakan sejak awal tahun 2000-an kemunculannya kini banyak yang telah berkeluarga. Hal ini lah yang menjadi dasar kepedulian Harclifefest dalam mengedepankan kenyamanan.

“Disamping itu teman-teman komunitas kini sudah banyak yang sudah berkeluarga dan ikut melibatkan keluarga untuk menonton acara ini. Jadi, kita peduli dengan hal itu, makanya kita bikin arena ini jadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua,” ucapnya.

“Ini bagian dari gagasan lama, jadi ini bukan hanya tempat kita bersenang-senang untuk menyalurkan hobi, tapi ini menjadi tempat bersilaturahmi kepada teman-teman. Makanya ini sengaja kami bentuk seperti ini, harapannya kami untuk teman-teman yang sudah berkeluarga untuk bisa dan merasa nyaman membawa keluarganya menonton,” tambahnya.

Selain itu, Harclifefest menyebut ini jadi momentum reuni kecil-kecilan untuk mereka. Sebab, sempat fakum yang disebabkan oleh COVID-19 beberapa tahun lalu.

“Terus, kami menganggap ini menjadi momentum reuni kecil-kecilan kami dalam memperpanjang usia Harclifecrew kedepannya. Agar bisa selalu panjang umur dan bisa terus ada dan membuat sesuatu yang terus maju,” tutupnya.

Dah Tahu Ini ?  Konsolidasikan Kekuatan di Kaltara, Golkar Gelar Rapat Pengurus Pleno Beragenda Strategis
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
MusikUmum

Eksplorasi Solidaritas dan Keresahan Sosial dalam EP Perdana DEMOS69, “From Friends For Friends”

TARAKAN - ​Bagi sebagian orang, musik hardcore mungkin hanya terdengar seperti deru...

Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman berbunga melalui media sosial kian meluas di Kota Tarakan. Berdasarkan data terbaru dari tim penasihat hukum korban, total kerugian yang dialami masyarakat kini ditaksir mencapai lebih dari Rp1,2 miliar dengan puluhan korban yang terjebak dalam skema tersebut.
HukrimUmum

Kasus Investasi Bodong di Tarakan Menggurita: Korban Capai Puluhan Orang, Total Kerugian Terdeteksi Tembus Rp1,2 Miliar

TARAKAN — Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman...

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tarakan menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk normalisasi keterlibatan institusi kepolisian dan aparat keamanan di dalam ruang akademik. Ruang kuliah dan mimbar akademik dinilai harus tetap steril dari intervensi kekuasaan demi menjaga perannya sebagai benteng terakhir kritik sosial dan demokrasi.
Umum

LMND Tarakan Tolak Normalisasi Kehadiran Polisi di Dalam Kampus

TARAKAN — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tarakan menyatakan sikap...