KALIMANTAN UTARA – Pengurus dan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Utara mengambil peran strategis dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 72 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan beroperasi di Kalimantan Utara, sebanyak 18 dapur atau sekitar 25 persen dikelola oleh pengurus dan anggota HIPMI Kaltara.
Sebaran pengelolaan dapur SPPG oleh HIPMI Kaltara meliputi 11 dapur di Kota Tarakan, 4 dapur di Kabupaten Nunukan, 2 dapur di Kabupaten Bulungan, dan 1 dapur di Kabupaten Malinau.
Ketua BPD HIPMI Kalimantan Utara, Ade Kurniawan melalui Wasekum BPD HIPMI Kaltara, Chandra mengatakan keterlibatan HIPMI merupakan bentuk dukungan konkret dunia usaha terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam pemenuhan gizi peserta didik.
“HIPMI Kaltara berkomitmen mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis melalui pengelolaan dapur SPPG yang profesional, higienis, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Chandra, Selasa (16/12/2025).
Menurutnya, pengelolaan dapur SPPG oleh HIPMI tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mencakup penyediaan sarana dapur, penerapan standar operasional, perekrutan tenaga kerja lokal, serta pengelolaan distribusi makanan bagi peserta didik.
Hingga saat ini, sejumlah dapur SPPG yang dikelola HIPMI Kaltara telah beroperasi. Di Kota Tarakan, delapan dapur sudah berjalan, masing-masing berlokasi di Juata Kerkil, Karang Harapan, Karang Anyar, Pasir Putih, Kampung Baru, Gunung Cakui, Lingkas Ujung, dan Kampung 4.
Sementara di Kabupaten Bulungan, dua dapur yang telah beroperasi berada di Kedondong dan Jelarai, Tanjung Selor. Adapun di Kabupaten Nunukan, tiga dapur aktif melayani di wilayah Sebuku, Sebatik, dan Nunukan Kota.
Chandra menambahkan, kehadiran dapur SPPG yang dikelola HIPMI diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
“Selain mendukung peningkatan gizi anak-anak, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah dan memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan serta kurang lebih akan merekrut sekitar 1000 tenaga relawan,” pungkasnya.
Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara Paparkan Peran HIPMI dalam Program MBG di Forum Nasional
Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Utara memaparkan keterlibatan aktif pengusaha muda di daerahnya dalam pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Forum Ketua Umum BPD HIPMI se-Indonesia.
Dalam forum nasional tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara, Ade Kurniawan menyampaikan bahwa HIPMI Kaltara mengambil peran strategis melalui keterlibatan langsung pengurus dan kader HIPMI dalam pendirian serta pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“HIPMI Kaltara terlibat langsung dalam pendirian dan pengelolaan 18 dapur SPPG. Jumlah ini setara dengan sekitar 25 persen dari total kuota 72 dapur SPPG yang direncanakan di Kalimantan Utara,” ujar Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara dalam forum tersebut.
Ia menjelaskan, keterlibatan tersebut merupakan bentuk komitmen HIPMI Kaltara dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi peserta didik melalui program Makan Bergizi Gratis.
Selain mendirikan dapur SPPG, pengusaha dan kader HIPMI Kaltara juga berperan dalam penyediaan sarana dan prasarana dapur, pemenuhan standar operasional, perekrutan tenaga kerja lokal, serta pengelolaan distribusi makanan bergizi secara berkelanjutan.
Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara menegaskan bahwa pengelolaan dapur SPPG oleh HIPMI tidak hanya berorientasi pada keberhasilan program MBG, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Forum Ketua Umum BPD HIPMI se-Indonesia tersebut menjadi wadah konsolidasi nasional pengusaha muda dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah, sekaligus mendorong peran aktif HIPMI daerah dalam mendukung program prioritas nasional.
Leave a comment