Home Umum Setoran Retribusi Parkir Tarakan Capai Rp 102 Juta dalam Sebulan
Umum

Setoran Retribusi Parkir Tarakan Capai Rp 102 Juta dalam Sebulan

Share
PT Urbanpark Nusantara Jaya, selaku pihak ketiga Pemerintah Kota Tarakan dalam pengelolaan retribusi parkir, mencatat setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 102.619.000 dalam kurun waktu satu bulan pada awal 2026.
Share

TARAKAN — PT Urbanpark Nusantara Jaya, selaku pihak ketiga Pemerintah Kota Tarakan dalam pengelolaan retribusi parkir, mencatat setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 102.619.000 dalam kurun waktu satu bulan pada awal 2026.

Manajer PT Urbanpark Nusantara Jaya Muhammad Razqi Chudari mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pengelola parkir, serta partisipasi masyarakat. Menurut dia, penguatan sistem pengelolaan dan pengawasan menjadi kunci meningkatnya setoran retribusi.

“Melalui reformasi pengelolaan, digitalisasi layanan pembayaran, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pungutan parkir, dalam satu bulan terakhir kami berhasil menyetorkan PAD sebesar Rp 102.619.000 ke pemerintah daerah,” kata Razqi, Selasa (03/01/2026).

Razqi menuturkan, apabila capaian setoran bulanan tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan, target PAD dari sektor parkir yang ditetapkan Pemerintah Kota Tarakan berpeluang tercapai sepenuhnya dalam satu tahun anggaran.

“Kami optimistis, dengan kinerja yang konsisten, target PAD tahunan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.

Selain peningkatan sistem pembayaran, Urbanpark juga memperkuat pengawasan di lapangan untuk meminimalkan potensi kebocoran penerimaan. Upaya tersebut dilakukan dengan menertibkan mekanisme pemungutan serta meningkatkan akuntabilitas petugas parkir.

Dah Tahu Ini ?  Hand Sanitizer atau Air dan Sabun?

“Kami terus berupaya menekan potensi kebocoran yang disebabkan oleh oknum di lapangan. Karena itu, pengawasan menjadi perhatian utama,” kata Razqi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif mendukung transparansi pengelolaan parkir.

“Kami mengajak pengguna jasa parkir untuk selalu meminta dan mengambil karcis parkir setelah melakukan pembayaran,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tarakan menempatkan sektor retribusi parkir sebagai salah satu sumber PAD yang diharapkan dapat menopang pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah tersebut.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tarakan mendirikan Posko Gotong Royong Mudik Lebaran Tahun 2026.
Umum

PDI Perjuangan Tarakan Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan SDF

TARAKAN - Sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, Dewan...

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan Ramadhan SIAP QRIS yang dirangkai dengan kajian dan buka puasa bersama Hanan Attaki. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026.
EkbisUmum

Empat Ribu Jamaah Hadiri Ramadhan SIAP QRIS di Tarakan

TARAKAN — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan SIAP...

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Baznas Kota Tarakan dan Pemerintah Kota Tarakan resmi melaksanakan Kick Off Road to Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026. Mengusung tema “Berkah Ramadhan sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat”, kegiatan ini menjadi langkah awal menuju puncak KaShaFa yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
EkbisUmum

BI Kaltara Kick Off Road to KaShaFa 2026, Target Transaksi UMKM Rp3 Miliar

TARAKAN  — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Baznas...

Ketua Dewan Adat Dayak Agabag, Robert Atim, menyampaikan keprihatinannya atas banjir yang kembali melanda wilayah sepanjang Sungai Sembakung di Kabupaten Nunukan.
Kalimantan UtaraUmum

Banjir Kembali Landa Kabudaya, Dewan Adat Dayak Agabag: Dampak Terbesar Dirasakan Masyarakat 

NUNUKAN - Ketua Dewan Adat Dayak Agabag, Robert Atim, menyampaikan keprihatinannya atas...