Home Ekbis Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekbis

Konstruksi dan Ekspor Topang Ekonomi Kaltara, Hilirisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Share
Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ketidakpastian pasar keuangan global. Pada Triwulan I-2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 5,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Motor penggerak utama capaian positif ini berasal dari lonjakan aktivitas di sektor konstruksi serta kinerja ekspor yang solid. 
Share

TARAKAN — Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ketidakpastian pasar keuangan global. Pada Triwulan I-2026, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 5,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Motor penggerak utama capaian positif ini berasal dari lonjakan aktivitas di sektor konstruksi serta kinerja ekspor yang solid. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, mengungkapkan bahwa dari sisi lapangan usaha, sektor konstruksi melaju pesat dengan pertumbuhan mencapai 17,62 persen (yoy), melonjak signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang berada di angka 14,38 persen. Sementara dari sisi permintaan, pertumbuhan ini ditopang kuat oleh investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto/PMTB) dan net ekspor. Tercatat, komponen ekspor Kaltara pada triwulan ini tumbuh sebesar 4,26 persen (yoy). 

“Akselerasi pembangunan infrastruktur daerah dan geliat investasi di kawasan strategis menjadi stimulus utama. Capaian pertumbuhan 5,23 persen ini mengonfirmasi bahwa Kaltara memiliki fondasi ekonomi yang kuat,” ujar Hasiando dalam Pertemuan Media di Tarakan. 

Dah Tahu Ini ?  HIPMI Siap Bangun 10 Dapur MBG di Kaltara, Optimis Kolaborasi dengan Pengusaha Lokal

Meski demikian, Bank Indonesia memberikan catatan kritis terkait struktur ekonomi Kaltara yang hingga kini masih memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertambangan. Pangsa pasar PDRB Kaltara menurut Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) masih didominasi oleh sektor pertambangan dengan porsi mencapai 25,81 persen. Kondisi ini dinilai rentan terhadap fluktuasi harga komoditas mentah (raw material) di pasar global. Pada Triwulan I-2026 sendiri, pertumbuhan sektor pertambangan Kaltara masih terkontraksi di angka minus 3,13 persen. 

Untuk memitigasi risiko tersebut, Hasiando menekankan pentingnya percepatan transformasi struktural melalui hilirisasi industri. Bank Indonesia memproyeksikan, potensi ekonomi bumi benuanta ke depan dapat tumbuh jauh lebih tinggi seiring dengan realisasi hilirisasi industri logam dasar, khususnya aluminium, serta hilirisasi sektor pangan. 

“Oleh karena itu, optimalisasi ekspor produk lokal ke negara tetangga serta pengembangan konektivitas antarwilayah yang selama ini terbatas harus segera diselesaikan guna membangun ekonomi Kaltara yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Hasiando mendorong sinergi para pemangku kebijakan. 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa yang kokoh dan sehat pada awal tahun 2026. Bauran kebijakan makroprudensial yang akomodatif terbukti efektif mendorong perbankan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking). 
Ekbis

Intermediasi Perbankan Kaltara Tetap Solid, Kredit Investasi Tumbuh Akseleratif 168 Persen

TANJUNG SELOR — Fungsi intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan...

Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia terus mengalami lompatan eksponensial. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara mencatat tren kenaikan yang signifikan pada volume dan nilai transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sepanjang periode 2023 hingga awal 2026. 
Ekbis

Ekspansi QRIS di Kalimantan Utara: Volume Transaksi Meroket, Ceruk Pasar Produktif Masih Luas

TARAKAN — Adopsi sistem pembayaran nontunai digital di wilayah perbatasan utara Indonesia...

Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 berhasil terjaga dalam kisaran target nasional, yakni di angka 2,68 persen secara tahunan (yoy). Realisasi ini menunjukkan tren penurunan atau lebih rendah dibandingkan capaian inflasi pada Maret 2026 yang sempat menyentuh angka 3,12 persen (yoy) akibat tekanan musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Ekbis

Menjaga Stabilitas Harga di Perbatasan: Strategi Framework 4K TPID Kaltara Redam Inflasi

TANJUNG SELOR — Tingkat inflasi Gabungan Tiga Kabupaten/Kota Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Pelaksanaan Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 mencatatkan hasil signifikan dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah perbatasan. Sinergi lintas sektor yang digalang Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara berhasil mendorong lonjakan omzet UMKM halal, pembiayaan syariah, hingga tingkat literasi masyarakat yang melampaui rata-rata nasional. 
Ekbis

Capaian Gemilang KaShaFa 2026: Omzet UMKM Tembus Rp 4,16 Miliar dan Literasi Syariah Kaltara Lampaui Nasional

TARAKAN — Pelaksanaan Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 mencatatkan hasil signifikan dalam memperkuat...