TANJUNG SELOR — Hari Raya Idul Adha selalu membawa pesan mendalam tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian antar sesama. Bagi Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kalimantan Utara (Kaltara), Sayid Khairul Umar, momentum besar ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah alarm peringatan bagi generasi muda untuk memperkuat kesalehan sosial.
Pria yang akrab disapa Khairul ini mengungkapkan bahwa esensi utama dari ibadah kurban adalah memotong ego pribadi demi kepentingan yang lebih besar—sebuah nilai yang sangat relevan bagi gerakan kepemudaan saat ini.
”Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS. Bagi kami di AMPG, maknanya sangat jelas: pemuda harus siap berkorban waktu, tenaga, dan pikiran untuk membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kaltara,” ujar Sayid saat ditemui di Tanjung Selor.
Tiga Pilar Makna Idul Adha bagi Pemuda Kaltara
Menurut Sayid, setidaknya ada tiga esensi penting yang harus diresapi oleh seluruh kader AMPG dan pemuda di Kalimantan Utara dalam momentum Idul Adha tahun ini:
Solidaritas Tanpa Batas: Ibadah kurban adalah simbol pemerataan. Pembagian daging kurban memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial, dapat merasakan kebahagiaan yang sama.
Mengikis Ego Sentris: Pemuda hari ini dituntut untuk kolaboratif. Dengan berkurban, emosional dan ego pribadi yang diredam untuk mengutamakan kepentingan umat dan daerah.
Aksi Nyata, Bukan Sekadar Retorika: Semangat berkurban harus diimplementasikan dalam program-program kerja yang langsung menyentuh dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen Sosial AMPG Kaltara
Lebih lanjut Sayid menegaskan bahwa AMPG Kaltara berkomitmen untuk terus hadir di masyarakat tengah, tidak hanya pada hari besar keagamaan, tetapi dalam kerja-kerja sosial berkelanjutan. Melalui momentum Idul Adha ini, ia mengajak seluruh kadernya untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.
”Kalimantan Utara adalah provinsi yang sedang berkembang pesat. Tantangan sosial dan ekonomi ke depan tentu tidak mudah. Oleh karena itu, modal utama kita adalah solidaritas. Idul Adha ini adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali rasa persaudaraan dan gotong royong kita,” tambahnya.
Menutup penyampaiannya, Sayid Khairul Umar atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Pimpinan Daerah AMPG Kalimantan Utara mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Islam di Kaltara.
”Selamat Hari Raya Idul Adha. Mari kita jadikan semangat kurban ini sebagai bahan bakar untuk terus berbakti, mengabdi, dan berbagi kebaikan demi Kaltara yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.
Leave a comment