JAKARTA – Sari Yuliati secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 periode 2026–2031. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 yang berlangsung dinamis di Jakarta.
Terpilihnya Sari Yuliati menggantikan kepengurusan sebelumnya mendapat dukungan penuh dari berbagai Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) di tingkat provinsi, tidak kecuali utusan dari wilayah terdepan negara, yakni PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kalimantan Utara. Bagi daerah, regenerasi kebijakan di tingkat pusat ini membawa harapan baru terhadap program penguatan pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Ketua PDK Kosgoro 1957 Kalimantan Utara, Andravirti Karita, yang memimpin langsung utusan Kaltara di Jakarta, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen daerah untuk tegak lurus mengawal kepemimpinan baru. Menurut Andravirti, sosok Sari Yuliati dinilai memiliki kapasitas mumpuni untuk membawa arah organisasi baru yang lebih adaptif dan modern.
“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 secara aklamasi. Soliditas yang ditampilkan dalam forum Mubes ini menjadi modal utama organisasi. Dari Kalimantan Utara, kami siap menyelaraskan gerak dan mengawal setiap kebijakan strategi pusat agar manifestasinya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat dasar terluar di persimpangan,” ujar Andravirti di sela-sela penutup Mubes di Jakarta, Sabtu (6/6/26).
Andravirti menambahkan, Kosgoro Kaltara menaruh harapan besar agar kepengurusan pusat di bawah nakhoda baru dapat memberikan atensi lebih terhadap akselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah perbatasan, mengingat posisi strategis Kaltara yang terjadi langsung dengan Malaysia.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua PDK Kosgoro 1957 Kalimantan Utara, Adi Nata Kusuma, menilai bahwa proses aklamasi ini mencerminkan tingginya kedewasaan berorganisasi di internal Kosgoro 1957. Momentum kebersamaan dari Jakarta ini harus segera ditransformasikan menjadi energi kerja di daerah.
Menurut Adi Nata, struktur baru di tingkat pusat diharapkan mampu mempercepat program-program yang menyentuh sektor langsung kepemudaan dan penguatan ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan fokus yang tengah digenjot oleh pengurus daerah di Kalimantan Utara.
“Terpilihnya Ketua Umum baru secara aklamasi menunjukkan bahwa visi kami seragam. Tugas kami di daerah sekarang adalah menerjemahkan hasil Mubes ini menjadi program konkret. Kami berharap PPK Kosgoro 1957 ke depan dapat memperkuat jejaring kemitraan untuk mendorong sektor ekonomi kreatif dan inovasi pemuda di Kaltara, agar potensi daerah dapat tergarap optimal dan mandiri,” kata Adi Nata.
Mubes Kosgoro 1957 periode ini ditutup dengan agenda penyusunan tim formatur guna melengkapi komposisi kepengurusan pusat yang baru. Estafet kepemimpinan yang berjalan mulus ini diharapkan mampu memantapkan Kosgoro 1957 sebagai salah satu posisi organisasi kemasyarakatan penyokong utama pembangunan nasional yang kokoh hingga ke seluruh pelosok tanah air.
Leave a comment