Home Pemerintahan Pembangunan Berkelanjutan, Salah Satu Fokus Rencana Kerja Pemkab Bulungan 2026
PemerintahanUmum

Pembangunan Berkelanjutan, Salah Satu Fokus Rencana Kerja Pemkab Bulungan 2026

Share
Share

Tanjung Selor – Penyusunan rencana kerja 2026 bersama Pemkab Bulungan melalui Bappeda dan Litbang mengingatkan agar penyusunan RKPD 2026 selaras dengan visi dan misi seta target pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.

Bupati Bulungan, Syarwani dan Wabup, Kilat, mengajak seluruh kepentingan berpartisipasi aktif dalam penyusunan RKPD, hal ini disampaikan pada siaran pers Pemkab Bulungan (25/03/25) tujuannya untuk memastikan program-program kerja yang dirumuskan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, Penyusunan RKPD tahun 2026 akan difokuskan pada pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan infrastruktur, pemerataan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi lokal serta UMKM.

Musyarawah perencanaan pembangunan (musrenbang) dilaksanakan pada hari selasa (25/03/25) lalu di ruang Serba guna kantor Bupati.

Dah Tahu Ini ?  Heri Rizal Terpilih Kembali Menjadi Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tana Tidung
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Heri Rizal resmi terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Tana Tidung. Kepastian tersebut didapat dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Partai Golkar Kabupaten Tana Tidung yang mengusung tema "Solid dan Bersatu Membangun Tana Tidung Sejahtera Menuju Kaltara Maju".
Pemerintahan

Heri Rizal Terpilih Kembali Menjadi Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tana Tidung

TANA TIDUNG – Heri Rizal resmi terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin...

MusikUmum

Eksplorasi Solidaritas dan Keresahan Sosial dalam EP Perdana DEMOS69, “From Friends For Friends”

TARAKAN - ​Bagi sebagian orang, musik hardcore mungkin hanya terdengar seperti deru...

Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman berbunga melalui media sosial kian meluas di Kota Tarakan. Berdasarkan data terbaru dari tim penasihat hukum korban, total kerugian yang dialami masyarakat kini ditaksir mencapai lebih dari Rp1,2 miliar dengan puluhan korban yang terjebak dalam skema tersebut.
HukrimUmum

Kasus Investasi Bodong di Tarakan Menggurita: Korban Capai Puluhan Orang, Total Kerugian Terdeteksi Tembus Rp1,2 Miliar

TARAKAN — Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman...