TARAKAN – Fakultas Pertanian Agribisnis Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar kuliah umum bertema ‘Prospek Bisnis “Hub-Agro” Wilayah Perbatasan’ pada, Senin (14/03/2025) kemaren.
Pada kegiatan itu, ada dua narasumber yang diundang sebagai pembicara. Diantaranya, guru besar bidang Sosiologi dan penyuluhan Pertanian Universitas Padjajaran (Unpad), Prof Iwan Setiawan dan Community of Development PT PKN, Iwan Suryatno.
Kedua narasumber ini dinilai relevan bagi para mahasiswa yang kedepan memiliki tantangan banyak dan kompleks.
Kepala Jurusan (Kajur) Agribisnis fakultas Pertanian UBT, Dr. Ahmad Mubarak mengatakan, kuliah umum ini merupakan insight baru untuk mahasiswa angkatan 2024 dan 2023 soal pengetahuan indentifikasi pengelolaan peluang poteni bisnis di sekitar wilayah tambang dan prospek bisnis karbon di perbatasan.
“Nah, ini bagaimana mahasiswa dikasih wawasan bahwa lahan itu bisa dimanfaatkan, asal dikelola dengan baik. Kemudian tadi, Prof Iwan menyarankan bisnis karbon. Memang, bisnis karbon ini sesuatu yang baru dan sangat prospek,” katanya.
Kemudian, ada pihak PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) yang sejauh ini berperan besar dalam pemberdayaan dan pendampingan komoditas pertanian di Bulungan.
“Ada dari pihak PKN yang menawarkan komoditas Kakao, komoditas Kelapa, dan komoditas Jagung. Contohnya Kakao dan Jagung telah dibudidayakan oleh PT PKN. Menjadi satu role model, dan itu bisa di terapkan diwilayah tambang agar menjadi penghasilan petani-petani. Bahkan bisa berdampak kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.
Insight baru seperti ini menjadikan mahasiswa fakultas pertanian dimasa depan bisa termotivasi berwirausaha, tidak hanya sekedae jadi pekerja.
“Apalagi Prof Iwan membuka peluang enterpreneur di Karbon, dan mas Iwan dari PKN membuka pintu lebar bagi peluang kerjasama dengan memanfaatkan komoditas lokal menjadi nilai usaha,” bebenya.
“Oleh karena itu, kedua pembicara ini sangat relevan. Sehingga bisa memotivasi para mahasiswa dalam pandangan-pandangan baru. Sehingga bisa mengaplikasikan ilmu yang di dapat menjadi enterpreneur,” tutupnya.
Leave a comment