Home Opini Politik, Fiksi dan suspensi ketidakpercayaan
OpiniUmum

Politik, Fiksi dan suspensi ketidakpercayaan

Share
Share

Ide tulisan ini sebenarnya karena penasaran saat menatap rambut Superman, satu dari sekian banyaknya pahlawan super DC Comics. Kenapa rambut dari clark Kent ini begitu rapi walaupun saat terbang, apakah tidak ada yang pernah protes? karena sesungguhnya ini tidak masuk akal.

Saking penasarannya, saya mengumpulkan beberapa sumber untuk tahu lebih jauh, salah satunya menyebutkan, rambut Superman tidak pernah berhamburan karena sifat dari kekebalannya, ini dikarenakan rambut superman terbuat dari folikel yang kuat dan tahan lama yang berasal dari planet Krypton.

Namun, dari semua alasan yang ada, terlihat seperti cocoklogi saja, seperti menyambungkan alasannya ke latar belakang cerita yang lebih substansial dari pada mempermasalahkan rambut Superman yang ikonik ini. Toh, semua penggemarnya tetap menerima jika rambutnya tidak bisa rusak dan berhamburan walaupun Superman terbang sekencang apapun di udara.

Penerimaan inilah yang disebut dengan Suspensi Ketidakpercayaan. Dalam dunia fiksi, penonton sering sekali bersedia menerima elemen yang tidak realistis meskipun tidak ada unsur ilmiah atau pembuktian lebih lanjut. Ini kata kuncinya.

Dah Tahu Ini ?  Selamat Tinggal? Media Lokal Kaltara Terancam Tutup Serentak!

Hal ini juga terjadi di politik, suspensi ketidakpercayaan sering dilakukan atau sepanjang politik itu ada, suspensi ketidakpercayaan adalah sebuah keniscayaan dengan faktor yang mendukung seperti keterlibatan media, emosional, identitas bersama, norma sosial serta keterbatasan informasi.

Setelah menemukan faktor-faktor ini, pantas memang para politikus melakukan pencitraan sedemikian rupa dan membentuk dunia fiksi yang dapat membentuk opini publik. Dalam dunia fiksi, suspensi ketidakpercayaan (penerimaan elemen yang tidak realistis) satu hal penting yang tak terpisahkan.

Ini dimulai dari narasi, alih-alih memberikan data yang realistis, yang seringnya malah menggugah emosi saja yang tidak lebih dari menceritakan dongeng masa depan penuh kemegahan. Pernah menemukan? atau memang sering kita temui?

Mungkin yang paling sering kita temui adalah janji-janji politikus yang mengebu-gebu nan ambisius, namun coba pikirkan lagi, apakah realistis? jawabannya akan beragam, karena faktor yang mempengaruhi yang saya sebutkan sebelumnya. Perilaku yang bisa menerima dan tidak bisa menerima sama halnya dengan perdebatan antara penggemar Superman dan yang bukan penggemarnya soal rambut Superman yang tidak pernah berhamburan dan selalu klimis sepanjang waktu.

Dah Tahu Ini ?  COVID-19. Apakah Senjata Biologis ?

Nah, dari tulisan di atas, coba sebutkan contoh suspensi ketidakpercayaan dalam dunia politik?

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Senator Kalimantan Utara, Herman alias Kemper, menegaskan pentingnya perlindungan hak masyarakat dalam pelaksanaan proyek strategis nasional di daerah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Jumat (10/4/2026).
PemerintahanUmum

Herman Kemper: Negara Tak Boleh Abaikan Hak Warga dalam Proyek KIPI

TANJUNG SELOR — Senator Kalimantan Utara, Herman alias Kemper, menekankan pentingnya perlindungan...

Tulisan ini bercerita bahwa hidangan Idul Fitri tidak semata tentang enak atau tidak, tetapi tentang bagaimana kita merespons peran perempuan di baliknya.
Opini

Idul Fitri yang Setara: Membaca Ulang Peran Perempuan di Rumah

Penulis: Anonim - Pegiat Literasi "Syawal menggemuruh, kita masih selalu berada di...

Opini

ATM, ruang publik untuk uji coba empati yang paling sederhana

Sore hari yang masih terik, deru roda menggilas aspal yang perlahan mulai...

Opini

Idul Fitri, Kaleng Bekas, dan Cerita yang Perlahan Kita Lupakan

Penulis: CIKI Idul Fitri selalu datang dengan cara yang sama gema takbir,...