Home Ekbis Empat Ribu Jamaah Hadiri Ramadhan SIAP QRIS di Tarakan
EkbisUmum

Empat Ribu Jamaah Hadiri Ramadhan SIAP QRIS di Tarakan

Share
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan Ramadhan SIAP QRIS yang dirangkai dengan kajian dan buka puasa bersama Hanan Attaki. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026.
Share

TARAKAN — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan SIAP QRIS Ramadhan yang dirangkai dengan kajian dan buka puasa bersama Hanan Attaki. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Kaltara Sharia Festival (KaShaFa) 2026.

Sekitar 4.000 jamaah memadati lokasi kegiatan. Panitia menyebut tiket habis dalam waktu singkat. Bank Indonesia menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat, sekaligus meminta maaf kepada warga yang belum mendapatkan tiket karena keterbatasan kapasitas tempat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, Hasiando G. Manik, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai majelis ilmu, tetapi juga sebagai sarana memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

“Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan, termasuk penggunaan sistem pembayaran digital yang aman,” kata Hasiando, Senin (02/03/2026).

Ia menambahkan, kampanye QRIS dan pelindungan konsumen sengaja dirangkaikan dengan kajian agar pesan literasi keuangan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa transaksi digital itu bukan sekadar tren, tetapi bagian dari sistem ekonomi yang transparan dan efisien. Dengan QRIS, infak dan wakaf pun bisa disalurkan secara lebih mudah dan akuntabel,” ujarnya.

Dah Tahu Ini ?  Indonesia dan sejuta sensasi

Dalam kegiatan itu, Bank Indonesia turut mengampanyekan gerakan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah. Hasiando menilai pemahaman terhadap rupiah sebagai simbol pelestarian ekonomi perlu terus diperkuat.

“Mencintai rupiah berarti menggunakannya dengan bijak. Bangga rupiah berarti percaya pada kekuatan ekonomi kita sendiri. Dan paham rupiah artinya tahu cara melindungi diri dari risiko keuangan,” kata dia.

Dana infak dan wakaf yang terkumpul melalui transaksi QRIS akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Hanan Attaki mengajak jamaah menjaga ketenangan hati di tengah derasnya arus informasi dan dinamika kehidupan modern.

“Kebisingan zaman hari ini bukan sekedar soal suara, tapi tentang pikiran yang penuh dan hati yang lelah. Ramadhan mengajarkan kita untuk kembali tenang, kembali fokus,” ujar Hanan di hadapan ribuan jamaah.

Bank Indonesia berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah sekaligus mendorong penerapan pembayaran digital secara lebih luas di Kalimantan Utara.

Dah Tahu Ini ?  Selamat Tinggal? Media Lokal Kaltara Terancam Tutup Serentak!
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman berbunga melalui media sosial kian meluas di Kota Tarakan. Berdasarkan data terbaru dari tim penasihat hukum korban, total kerugian yang dialami masyarakat kini ditaksir mencapai lebih dari Rp1,2 miliar dengan puluhan korban yang terjebak dalam skema tersebut.
HukrimUmum

Kasus Investasi Bodong di Tarakan Menggurita: Korban Capai Puluhan Orang, Total Kerugian Terdeteksi Tembus Rp1,2 Miliar

TARAKAN — Pusaran kasus dugaan investasi bodong bermodus titip dana dan pinjaman...

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tarakan menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk normalisasi keterlibatan institusi kepolisian dan aparat keamanan di dalam ruang akademik. Ruang kuliah dan mimbar akademik dinilai harus tetap steril dari intervensi kekuasaan demi menjaga perannya sebagai benteng terakhir kritik sosial dan demokrasi.
Umum

LMND Tarakan Tolak Normalisasi Kehadiran Polisi di Dalam Kampus

TARAKAN — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tarakan menyatakan sikap...

Sari Yuliati secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 periode 2026–2031. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 yang berlangsung dinamis di Jakarta.
Umum

Sari Yuliati Terpilih Aklamasi, Kosgoro 1957 Kaltara Titipkan Agenda Perbatasan

JAKARTA - Sari Yuliati secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat...